Senin, 12 Januari 2009

Maksud Hatiku

Maksud Hatiku

Seandainya Insya Allah

blog kecil ini berada di depan Anda,

tentu hati saya merasa bahagia.

Kebahagian ini bukan lantaran

Saya telah berbuat sesuatu yang dapat dibanggakan;

Tapi karena sebuah mimpi-mimpi telah menjadi kenyataan.

Tetapi memang benar bahwa merancangnya blog ini

Merupakan pencarian jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan :

Mengapa peradaban bangsa kita yang terkenal luhur

Tiba-tiba sekarang menjadi hancur dan lebur?

Mengapa sumber daya alam yang melimpah tiada terkira

membuat kita menjadi bangsa yang hina terlunta-lunta?

Mengapa cahaya matahari yang terang benderang

Tak kuasa menerangi suasana hati penuh kegelapan?

Mengapa langit biru yang bersih cerah

Tak kuasa menghapus wajah-wajah resah gelisah

Mengapa cahaya bulan purnama yang berkilauan

Tak kuasa menumbuhkan susana kedamaian?

Mengapa ketika datang waktu shalat fardhu

baik itu di kampus maupun di luar kampus

masjid-masjid sunyi dari shalat dan tadarus?

Bahkan mengapa ketika datang shalat jum’at

Lebih banyak orang Islam berkeliaran tanpa manfaat

Ketimbang yang mengikuti shalat jum’at?

Mengapa begitu banyak buku diterbitkan

Baik buku Islam maupun buku yang bukan-bukan

Jauh lebih banyak buku terjemahan

Ketimbang yang ditulis oleh kawan dan handai taulan?

Lagi-lagi rupiah kita mengalir ke negara si pembuat tulisan!

Indonesia dan bahkan Dunia, ibarat rumah kebakaran.

Kita harus menyelamatkan apa yang bisa kita selamatkan,

Yaitu : Al-Qur’an, Hadist dan generasi muda masa depan

Allahuakbar..!!